PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Pasokan Minyak Irak Lancar, WTI Dekati Level 2 Pekan Terendahnya

Minyak wti naik

Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) diperdagangkan mendekati level harga terendahnya dalam lebih dari 2 pekan terakhir ditengah spekulasi bahwa meningkatnya ketegangan di Irak tidak akan mempengaruhi pasokan minyak. Sementara Brent stabil di London.
Kontrak berjangka flat di New York setelah kemarin turun 0.4%. Para pemimpin politik Irak hari ini akan mengadakan pertemuan tanpa sebuah pilihan yang jelas bagi perdana menteri yang mampu mempersempit sektarian dan perpecahan suku. Para milisi yang mendeklarasikan sebuah kalifah Islam dari wilayah Timur Irak hingga utara Syria tidak mempengaruhi pasokan minyak dari selatan, yang merupakan rumah bagi lebih dari sepertiga output minyak Irak.
WTI untuk pengiriman Agustus berada pada level $105.49 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik 12 sen pukul 10:58 pagi waktu Sydney. Kemarin kontrak turun 37 sen ke level $105.37, level penutupan terendah sejak 11 Juni lalu. Volume semua kontrak berjangka diperdagangkan sebesar 575 dibawah 100 hari rata-rata. Juni lalu harga telah mengalami kenaikan sebesar 2.6% untuk kenaikan bulanan ke-2.
Brent untuk penyelesaian bulan Agustus sebesar 3 sen atau turun $112.33 per barel di ICE Futures Europe exchange, London. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $6.82 dibanding WTI, sedangkan selisih kemarin sebesar $6.99.
Presiden Barack Obama memerintahkan 200 cpersonel militer dengan perlengkapan tempur ke Irak tanpa batasan waktu untuk keamanan kantor duta besar AS, fasilitas pendukungnya dan Bandara Internasional Baghdad. Sebagai tambahan pasukan, sedang mengirimkan pesawat dan inteligen, dukungan pengawasan dan pengintaian, menurut Obama.
Pekan lalu pasokan minyak mentah AS turun, menurut survei Bloomberg News menjelang rilis data pemerintah besok.
Sumber : Bloomberg