PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Pengembang Properti Menanti Dana Repatriasi Tax Amnesty | PT Rifan Financindo Berjangka

65db22af-894b-4312-bc10-8a2c60282cce_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Para pengembang properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI), menunggu dana repatriasi masuk dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Mereka meyakini, pemilik dana akan melirik sektor properti untuk penempatan investasi.

“Kami sangat menunggu dana dari tax amnesty,” ungkap Eddy Hussy, Ketua Umum DPP REI, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu malam (7/8/2016).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah merampungkan aturan untuk aliran dana repatriasi yang masuk ke dalam negeri. Jadi setelah dana masuk ke dalam bank persepsi, pemilik dana bisa memilih untuk wilayah penempatan. Sektor properti adalah salah satunya.

“Dana itu masuk ke bank persepsi dan pemilik dana boleh membeli properti dan nanti akan diawasi oleh bank sendiri sebagai gateway dengan tentu ada,” jelasnya.

Properti menjadi sektor yang menarik, karena masih tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Pasar dari industri properti juga masih sangat luas seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan properti.

Nantinya yang ditawarkan kepada pemilik dana adalah properti yang sudah terealisasi atau terbangun. Bisa dalam bentuk rumah, apartemen, hotel, mal hingga gedung perkantoran.

“Saya rasa konsepnya masih sama dan mereka pasti akan membeli produk yang sudah ada,” ungkap Eddy.

Eddy memproyeksikan, pertumbuhan properti pada tahun ini mencapai 10%. Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya sebesar 6%.

“Target kita tahun ini bisa tumbuh 10%,” ujarnya.

(id, RifanFinancindo)