PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Penguatan Dolar Buat Ekonomi AS Tak Nyaman

293781_nilai-tukar-rupiah_663_382

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat dibandingkan dengan sejumlah mata uang lainnya. Namun penguatan tersebut berdampak pada pelemahan ekonomi AS.

Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, presiden AS Barrack Obama melakukan pertemuan dengan presiden Perancis, dan mengakui bahwa AS tidak nyaman dengan penguatan mata uang dolar.

“Mereka tidak nyaman dengan penguatan dolar saat ini, ini akan jadi masalah karena jika dolar menguat maka ekonomi AS bisa minus,” ujarnya dalam Power Breakfast di MNC Bussiness, Selasa (9/6/2015).

Menurutnya dengan penguatan dolar maka impor menjadi murah, ketika itu barang impor murah dan barang lokal tidak akan dibeli sehingga harga turun.

“Penguatan dolar ini juga membuat ekonomi minus karena impor jadi murah, ketika barang lokal tidak dibeli jadi harga turun,” jelasnya.

Kiswoyo juga menambahkan, AS oleh karena itu berencana menurunkan suku bunga, karena dikhawatirkan mengalami bubble.

“Harga suku bunga tidak dinaikkan takutnya bubble, karena kalau terlalu lemah suku bunga bubble bisa pecah,”kata dia.

Sumber: http://economy.okezone.com/