PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Penurunan Harga Komoditas Turut Tekan Rupiah

2116565shutterstock-184572386780x390

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Kamis (6/8/2015/2015). Penurunan harga komoditas di pasar global turut memengaruhi melorotnya mata uang garuda mengingat Indonesia bergantung pada ekspor aneka komoditas.

Dollar AS menguat terhadap seluruh mata uang di Asia. Rupiah kemarin melemah lagi hingga Rp 13.500 per dollar AS walaupun angka PDB triwulan II-2015 yang turun tipis direspon cukup baik oleh pasar keuangan domestik.

Menurut Riset Samuel Sekuritas Indonesia, selain harapan kenaikan suku bunga the Fed, penurunan harga komoditas yang masih terjadi diperkirakan menjadi penyebab utama pelemahan rupiah.

Rupiah diperkirakan masih memiliki ruang untuk melemah walaupun hari ini penguatan dollar AS yang berkurang berpeluang mengurangi tekanan depresiasi.

Performa sektor jasa AS yang baik ternyata tidak diikuti oleh membaiknya penyerapan tenaga kerja di bulan Juli sehingga indeks dollar AS yang sempat naik kembali turun ke level pembukaan. Sentimen penguatan dollar AS akan kembali diuji oleh rilis angka jobless claims AS nanti malam yang diperkirakan naik. Penguatan dollar AS berpeluang berkurang kekuatannya di pasar Asia hari ini.

Rupiah pagi ini di pasar spot bergerak di zona merah. Data Bloomberg pukul 09.00 WIB menunjukkan, mata yang Garuda turun ke posisi Rp 13.528 per dollar AS, dibandingkan penutupan kemarin pada 13.515.

Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/