PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Persediaan Minyak AS Melemah Antarkan WTI Naik Kedua Kalinya Dlm 3-Hari

minyak-wti-naik

Rifan Financindo Berjangka, West Texas Intermediate mencatatkan kenaikan untuk kedua kalinya dalam tiga hari terakhir terkait laporan industri menunjukkan stok minyak mentah turun di AS, yang merupakan pengguna minyak terbesar di dunia.
Kontrak berjangka naik sebesar 1,4 % di New York. Sementara persediaan minyak mentah turun 6,5 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan kemarin, menurut Anthony Headrick, seorang analis pasar energi di CHS Hedging. Arab Saudi memberikan sinyalemen yang akan mempertahankan posisinya sebagai eksportir terbesar minyak di dunia setelah OPEC menahan diri untuk memangkas produksi untuk mengurangi pasokan.
Minyak telah melemah ke pasar bearish terkait pompa minyak mentah AS pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga dekade, sementara permintaan minyak global melambat. Arab Saudi tidak akan menyerah pangsa pasar “pada saat ini bagi siapa pun,” Pangeran Turki Al-Faisal, mantan kepala intelijen kerajaan, mengatakan kemarin dalam sebuah acara di London. OPEC memasok sekitar 40 % dari minyak dunia.
WTI untuk pengiriman Januari naik sebesar 96 sen ke level $ 67,84 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 67,76 pukul 10:53 pagi waktu Sydney. Sementara kontrak tersebut turun ke level $ 2,12 dari level $ 66,88 kemarin, dibandingkan pada 28 November di level $ 66,15, merupakan penutupan terendah sejak September 2009 lalu. Harga telah turun 31 % tahun ini.
Brent untuk pengiriman Januari turun ke level $ 2, atau 2,8 %, ke level $ 70,54 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London kemarin. Sementara minyak mentah patokan Eropa mengakhiri sesi lebih tinggi sebesar $ 3,66 dibandingkan WTI.
Sumber: Bloomberg