PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Perusahaan Jasa Inggris Melihat Pelanggan Menarik Pesanan sebelum Voting Brexit

6622b36e-e1db-4bc9-8977-436e1de477a1

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Ketegangan referendum Brexit memberikan dampak negatif kepada perusahaan jasa Inggris di bulan Juni seiring pelanggan menarik atau membatalkan pesanan mereka sehingga mengirimkan kepercayaan bisnis ke posisi terendah dalam 3 1/2-tahun.

Indeks Pembelian Manajer ‘jatuh menjadi 52,3 dari 53,5 pada bulan Mei, sebanding dengan level 38-bulan terendahnya, Markit Economics menunjukkan dalam laporannya di London, Selasa. Angka itu lebih lemah dari angka 52,8 yang diperkirakan dalam survei Bloomberg News tetapi tetap di atas angka 50 tanda yang menandakan ekspansi. Angka di bawah 50 menandakan kontraksi

Laporan ini menambah bukti bahwa referendum 23 Juni lalu menghambat ekonomi bahkan sebelum pemungutan suara Brexit dilakukan. Markit mengatakan kombinasi dari survey data pabrik, konstruksi dan layanan dalam tiga bulan sampai Juni menunjukkan bahwa pertumbuhan melambat menjadi 0,2 persen dan memperingatkan adanya risiko ekonomi bisa menyusut di kuartal saat ini.

“Perlambatan lebih lanjut, dan kontraksi mungkin terjadi, hal itu terlihat sangat mungkin dalam beberapa bulan mendatang seiring akibat dari ketidakpastian yang diciptakan oleh referendum Brexit,” Chris Williamson, kepala ekonom di Markit, mengatakan dalam laporan itu. “perekrutan juga jelas terpukul seiring perusahaan tidak memiliki kejelasan tentang prospek ekonomi.”

Sektor Jasa tumbuh dalam lajur terlemah dalam lebih dari tiga tahun pada kuartal terakhir, dan ekspektasi untuk tahun depan merupakan yang terburuk sejak Desember 2012.

Dengan kurang dari dua minggu sejak referendum, ada sedikit data kuat pada hasil dari dampak ekonomi. Markit mengatakan melakukan survei jasa nya antara 13 Juni dan 28 Juni, dengan 89 persen dari tanggapan disampaikan sebelum hasil diumumkan pada 24 Juni.

Keputusan Inggris untuk berpisah dari Uni Eropa telah mengguncang pasar, mengguncang investor dan memicu kekacauan di antara partai-partai politik Inggris. Gubernur Bank of England Mark Carney mengatakan pekan lalu mengatakan bahwa prospek telah memburuk dan pelonggaran kebijakan mungkin diperlukan dalam beberapa bulan ke depan.

BOE akan mempublikasikan laporan stabilitas keuangan bi-annual nya pada hari Selasa, dengan Carney akan mengadakan konferensi pers pada pukul 11:00 pagi waktu London. Bank sentral akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter berikutnya pada tanggal 14 Juli. (sdm)

Sumber: Bloomberg