PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Reli Saham Asia Terhenti, Hong Kong Turun | PT Rifan Financindo Berjangka

Jakarta,?Rifan Financindo Berjangka -?Saham Hong Kong menyerahkan gain pada sesi awal nya dan ditutup lebih rendah hari Selasa, dengan beberapa investor mengambil keuntungan dari rebound singkat untuk mengurangi kepemilikan seiring ketidakpastian atas kebijakan moneter AS.

Indeks Hang Seng turun 0,3 persen untuk menutup hari di level 23,215.76 poin, sedangkan Indeks China Enterprises kehilangan 0,9 persen, ke level 9,571.06 poin.

Pasar merosot lebih dari 3 persen pada hari Senin, membukakan penurunan satu hari terbesar dalam tujuh bulan, di tengah kekhawatiran Federal Reserve AS akan menaikkan suku segera mungkin minggu depan.

Kekhawatiran mereka agak mereda semalam setelah Dewan Gubernur Federal Reserve Lael Brainar mengatakan bahwa ia ingin melihat tren yang kuat dalam belanja konsumen AS dan bukti nyata dari berakselerasinya inflasi sebelum bank sentral menaikkan suku bunga.

Namun, kepercayaan investor tetap rapuh.

Sebagian besar sektor di Hong Kong turun, dengan saham bahan baku memimpin penurunan.

Saham Asia membalikan keuntungan di tengah volatilitas tertinggi dalam dua bulan seiring investor terbebani prospek kebijakan moneter AS dan penurunan pada harga minyak mentah.

MSCI Asia Pacific Index melemah 0,1 persen ke level 137,51 pada pukul 16:35 sore waktu Hong Kong, setelah sebelumnya naik sebanyak 0,7 persen. Volatilitas 10-hari mencapai posisi tertinggi sejak 7 Juli. Singapura dan Indonesia memimpin kerugian ekuitas setelah membuka kembali perdagangan mereka pasca hari libur kemarin. Harga minyak merosot lebih dari 2 persen setelah Badan Energi Internasional mengatakan surplus stok akan bertahan sampai akhir 2017. Saham Asia telah naik lebih tinggi sebelumnya di tengah tanda-tanda ekonomi China rebound dan menyusul komentar dovish dari anggota dewan Federal Reserve Lael Brainard.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4 persen, S & P / ASX 200 Index turun 0,2 persen dan Selandia Baru S & P / NZX 50 Index kehilangan 0,4 persen. Indeks Taiex Taiwan melemah 0,1 persen. Indeks Straits Times Singapura anjlok 1,9 persen, atau yang terbesar sejak 24 Juni dan IHSG Indonesia jatuh 1,1 persen. saham Thailand bertambah 1,4 persen menyusul penurunan empat hari terburuk sejak Desember 2014. Sementara itu, pasar di India ditutup untuk hari libur.

(id, RifanFinancindo)