PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Rupiah Jelang Kenaikan Suku Bunga The Fed | PT Rifan Financindo Berjangka

6ddd56bf-2d8f-445a-9e02-833961b70f59_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Dana repatriasi dari program tax amnesty diharapkan akan mendukung rupiah menjelang kepastian The Fed menaikkan suku bunga pada Desember mendatang. Rupiah dibuka menguat 45 pips dibandingkan penutupan Jumat di level Rp 13.470 pada pasar spot. Bank Indonesia (BI) berencana menggantikan seluruh Setifikat Bank Indonesia (SBI) menjadi SBN dalam usaha kebijakan moneter untuk pembangunan infrastruktur Indonesia.

Demikian disampaikan Analis Global Market Bank Mega, James Evan Tumbuan dalam risetnya seperti dikutip detikFinance, Senin (28/11/2016).

Dollar Index dibuka melemah terhadap majors seiring dengan penguatan Yen. DXY hari ini dibuka di 101.2 atau anjlok -0,30% dari penutupan hari Jumat.

Dow Jones Industrial +0,36% di mana saham sektor consumer menempati urutan ke tiga teratas terkait dengan Black Friday. Dibandingkan dengan tahun lalu, daya beli market AS telah turun sebanyak 3%. Untuk data fundamental minggu ini, market menunggu data Non Farm Payroll Jumat mendatang.

Regional

Aussie dibuka rebound terhadap dolar AS mencoba 0.7489 sebagai resisten terdekat untuk chart 1 jam. Minggu ini arah pergerakan Aussie akan dipengaruhi hasil pertemuan OPEC yg akan membahas oversupply minyak pada Rabu 30 November mendatang.

Nikkei melemah -0,51% seiring dengan melemahnya saham sektor Energi. Yen menjadi pilihan dengan penguatan sebesar 120 pips di mana 111.32 menjadi titik support terdekat.

RifanFinancindo