PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Rupiah Makin Melemah, Peristiwa 1998 Bisa Terulang

data-ekonomi-negatif-dolar-kembali-melemah-ZYACCKdpJ0

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Penurunan nilai tukar Rupiah dalam beberapa bulan terakhir cukup mengkhawatirkan, namun kebijakan pihak-pihak berwenang masih bersifat responsif. Permasalahan pelemahan Rupiah terus-menerus sejak 2013 lebih disebabkan oleh berbagai faktor fundamental.
Namun, pelemahan Rupiah juga memberikan keuntungan bagi Indonesia. Staf Pengajar Universitas Sam Ratulangi Manado, Agus Tony Poputra, mengatakan bahwa pelemahan Rupiah memberi keuntungan bagi Indonesia karena dapat meningkatkan ekspor.

“Ekspor Indonesia kebanyakan berupa komoditas sehingga harganya murah dan sangat fluktuatif. Dengan demikian, besarnya penerimaan ekspor komoditas tidak semata persoalan kurs, tetapi juga volatilitas harga,” ujar Agus kepada Okezone, Jumat (19/6/2015).

Namun, dia mengatakan bahwa Pelemahan Rupiah juga akan mendorong kenaikan inflasi dari sisi biaya, mengingat barang dan jasa impor sudah mendominasi pasar Indonesia.

“Juga kebanyakan bahan baku diimpor. Inflasi lewat sisi biaya juga terjadi dari peningkatan beban keuangan produsen yang memiliki utang luar negeri yang ditranslasikan ke harga jual produk yang lebih tinggi. Ini berdampak pada tergerusnya daya beli konsumen,” jelas dia.

Menurutnya, sejak 15 Juli 2013 kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak pernah menyentuh angka di bawah Rp10 ribu per USD. Bahkan, pada 5 Maret 2015 menembus angka Rp13 ribu per USD.

“Bukan tidak mungkin situasi pada 1998 terulang kembali jika Bank Indonesia (BI) dan pemerintah tidak melakukan kebijakan yang substansial untuk mencegahnya,” ungkapnya.

Menurutnya, persiapan pemerintah untuk membentuk Crisis Management Protocol (CMP) akan mampu meredam penurunan Rupiah lebih lanjut lewat jalur psikologis. “Namun, efektivitasnya tergantung pada persepsi dan respon pelaku pasar uang, serta efektivitasnya tidak menetap,” tukas dia.

Sumber: http://economy.okezone.com/