PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Saham Global Melemah, Emas Menguat untuk Hari Ke-2

emas naik harganya

Emas memperpanjang penguatan dari level terendah sembilan bulan setelah indeks manufaktur dari Amerika Serikat hingga Eropa dan China mengisyaratkan perlambatan pertumbuhan, mengirimkan saham-saham lebih rendah di seluruh dunia dan meningkatkan permintaan untuk alternatif investasi.
Menurut Bloomberg generic pricing, emas untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,216.77 per ons dan diperdagangkan di level $ 1,216.62 pada pukul 09:13 pagi di Singapura. Logam ini turun ke level $ 1,204.57 pada 30 September lalu, level terendah sejak 2 Januari dan berada 0,5 % dari menghapus keuntungan tahun ini.
Data kemarin menunjukkan bahwa pabrikan di zona Eropa diperluas pada laju paling lambat dalam 14 bulan pada bulan September dan manufaktur AS melemah. Indeks output pabrikan di China tidak berubah pada bulan September dari bulan Agustus. Saham-saham Asia turun untuk hari kelima pada hari ini setelah saham-saham AS jatuh, dengan Indeks MSCI World semua Negara anjlok kemarin ke level terendah lima bulan.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan di level $ 1,216.90 per ons di bursa Comex New York dari $ 1,215.50 kemarin. Kepemilikan dalam SPDR Gold Trust, ETP berbasis emas terbesar, kemarin terkontraksi menjadi 768,66 metrik ton, terendah sejak Desember 2008.
Perak untuk pengiriman segera naik 0,5 % ke level $ 17,2715 per ounce, memperpanjang kenaikan kemarin sebesar 1,2 %. Platinum naik 0,5 % ke level $ 1,289.69 per ons setelah kemarin merosot ke $ 1,263.38, yang merupakan level terendah sejak Oktober 2009. Palladium naik 0,8 % ke level $ 784,63 per ons.
Sumber : Bloomberg