PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Saham Hong Kong Hampir Tidak Berubah, Saham AS Naik Tipis | PT Rifan Financindo Berjangka

1307058blackberry-20150731211144780x390

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Saham AS ditutup di wilayah positif hari Selasa, tapi tidak menyentuh level terbaik mereka seiring kenaikan pada penjualan rumah baru AS dan laporan data manufaktur Eropa mendukung selera membeli.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 17 poin, atau 0,1%, untuk ditutup di level 18.547, didukung oleh keuntungan di Nike Inc dan Cisco Systems Inc. S & P 500 terangkat 4 poin, atau 0,2%, ke level 2.186, sementara indeks komposit Nasdaq menguat 15 poin, atau 0,3%, ke level 5.260.

Meskipun kecil, gain yang diraih berhasil membantu mendorong Nasdaq Composite untuk sempat menyentuh level penutupan intraday tertinggi di level 5,275.74, sebelum kemudian turun lagi.

S & P 500 juga telah berada dalam jarak mencolok dari perdagangan tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, Best Buy Co Inc melonjak hampir 20% untuk membukukan kenakan terbaik harian dalam 15 tahun, menurut data FactSet.

Selain itu, harga minyak mentah berbalik arah untuk ditutup menguat setelah sebuah laporan pada hari Selasa menunjukkan bahwa Iran mungkin bersedia untuk berpartisipasi dalam koordinasi pembekuan output minyak mentah.

Bursa saham Hong Kong bergerak datar pada Selasa ini karena investor menunggu petunjuk dari kebijakan moneter AS dari konferensi tahunan The Fed yang akan datang.

Indeks Hang Seng tidak berubah di 22,998.93, sedangkan Indeks China Enterprises turun 0,2 persen, ke 9,586.99 poin.

Momentum kenaikan pasar Hong Kong tampaknya telah kehilangan kekuatannya selama beberapa sesi terakhir setelah indeks utama mencapai level tertingginya dalam sembilan bulan.

Investor cemas menunggu komentar dari Ketua Fed Janet Yellen pada hari Jumat di pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming.

Banyak investor masih meragukan AS akan menaikkan suku bunganya dalam waktu dekat, sehingga nada hawkish dari Yellen akan menantang asumsi tersebut.

Hampir semua sektor di Hong Kong jatuh pada hari Selasa, dengan IT dan saham industri memimpin penurunan.

Saham energi juga melemah terkait harga minyak yang lebih rendah.

(id, RifanFinancindo)