PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Sensasi Kopi Osing di Banyuwangi | PT Rifan Financindo Berjangka

2d285a75-eb82-48a4-9841-1b0c33f39340_169

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Salah satu destinasi untuk wisata kuliner kopi di Indonesia adalah Banyuwangi. Mereka punya Kopi Osing yang legit, salah satunya tersedia di Minak Kopi.

Jika Anda wisatawan pecinta kopi, tempat nongkrong di Banyuwangi ini bisa dijadikan tujuan. Berdiri sejak 2015 lalu, Minak Kopi berani menyuguhkan varian kopi jenis robusta dan arabica dari dalam dan luar negeri.

Deretan kopi baik dari Afrika, Brasil, Thailand dan pasti kopi dari beberapa penjuru Indonesia bisa dinikmati di gerai yang ada di Jalan HOS Cokroaminoto 1A, Banyuwangi. Salah satu sajian kopi yang paling khusus bisa dinikmati disini ialah Kopi Osing asli Banyuwangi yang ditanam di ketinggian 700-800 mdpl asal perkebunan Kalibendo.

Reza Habib Putra (26), owner sekaligus barista Minak Kopi mengungkapkan, ia berani menyuguhkan ragam kopi dari berbagai penjuru tujuannya ialah untuk mengedukasi pelanggan tentang cara menikmati dan menyeduh kopi dengan cara benar. Selain itu, misinya untuk mengkampanyekan jika kopi asal Banyuwangi memiliki citarasa sempurna dan unik dari tempat lainnya.

“Kopi Indonesia terutama robusta Kalibendo yang membuat Kopi Osing terkenal ialah kulturnya. Ya, misinya kasih edukasi jika kopi Indonesia itu lebih berempah dan taste-nya unik. Kopi Osing robusta Kalibendo ini banyak dipesan dalam bentuk kopi tubruk, tapi orang Eropa yang mampir kesini lebih pesan untuk cappuccino,” kata Reza sambil meracik kopi di gerainya, Rabu (27/7/2016).

Menghargai dan menyuguhkan citarasa kopi osing asal perkebunan kalibendo, kata Reza, tak harus melewati mesin yang canggih. Tapi Reza menyajikan seduhan kopi dari alat manual lantaran lebih merakyat dan menciptakan rasa yang lebih enak.

Lalu bagaimana sensasi citarasa Kopi Osing? Salah satu pengunjung Minak Kopi, Yudhistira, menambahkan ketika seruputan pertama Kopi Osing, rasanya identik pada rasa manis dan asam kopi yang menyatu. Setelah tegukan pertama itulah, paduan rasa khas pahit kopi yang terpadu akan membaur dan tercipta rasa manis karamel.

Barista meracik kopi (Putri/detikTravel)

“Di Minak Kopi ini pelanggan banyak belajar tentang cara menikmati kopi. Dan seolah olah sang barista seperti bisa menerjemahkan khayalan dan mimpi tentang rasa kopi dalam secangkir tegukan. Asyik!” tuturnya.

Menikmati kopi ditempat ini tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harga kopinya ramah di kantong hanya berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu. Minak Kopi ini buka setiap hari dan bisa melayani pelanggan mulai pukul 13.00 hingga 01.00 WIB

(id, Rifan Financindo)