PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Sentimen Ketegangan Ukraina, Irak & Korea, Yen Tahan Gain

yen1

Yen menahan gain terhadap mayoritas mata uang lainnya sejak pekan lalu akibat kemarin Korea Utara meluncurkan misil kembali dan berlarut-larutnya ketegangan di Irak dan Ukraina yang telah medorong permintaan akan aset safe haven.
Mata uang Jepang mendekati level 1 bulan tertingginya terhadap dollar setelah pekan lalu ditutup pada level tertingginya lebih dari 200 hari pergerakan rata-rata pada ke-2 kalinya sejak November 2012 tahun lalu. Indeks Dollar AS Bloomberg ditutup pada level 7 pekan terendahnya pada 27 Juni lalu akibat tanda-tanda pertumbuhan ekonomi AS yang telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan acuan suku bunga pada level terendahnya untuk waktu yang cukup lama. Sementara Dollar Australia menuju gain bulanan tertingginya dalam 4 tahun terakhir menjelang penetapan kebijakan oleh Reserve Bank besok.
Yen berada pada level 101.44 per dollar pukul 8:55 pagi waktu Tokyo sejak 27 Juni lalu, saat menyentuh level 101.32, merupakan level tertinggi sejak 21 Mei lalu dan mencapai gain mingguan sebesar 0.6%. Pekan lalu yen diperdagangkan pada level 138.40 per euro dari level 138.41, naik 0.3% sejak 20 Juni lalu. Sementara Euro berada pada level $1.3643.
Dollar Australia tergelincir 0.1% ke level 94.15 sen AS. Dollar Australia telah mengalami kenaikan sebesar 1.1% pada Juni lalu, menuju gain bulan ke-5 secara berturut-turut yang akan menjadi leanian tertinggi secara berturut-turut sejak akhir periode November 2009 lalu.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mencatat pergerakan Dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya berada pada level 1,005.39 dari level 1,005.04 di tanggal 27 Juni lalu, level penutupan terendah sejak 8 Mei lalu.
Sumber : Bloomberg