PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Setelah Brexit, Donald Trump, Kini Referendum Italia | Rifan Financindo

34b281af-6cf1-41f0-ad8d-6b0ddf81c0f0_169

Jakarta, PT Rifan Financindo Berjangka –┬áSetelah munculnya Brexit, kemenangan Donald Trump, kondisi politik di Italia akan mempengaruhi kondisi ekonomi Uni Eropa dan dunia.

Minggu kemarin, warga Italia melakukan referendum yang krusial. Referendum ini dilakukan untuk menentukan apakah rakyat Italia menyetujui reformasi konstitusional yang akan dilakukan oleh Perdana Menteri, Matteo Renzi.

Bila kalah dalam referendum, Renzi menyatakan akan mundur dari posisinya. Dari proyeksi perhitungan, sepertinya suara menolak reformasi bakal menang dengan persentase 59,5%.

Bila Renzi mundur, akan timbul ketidakpastian ekonomi, dan bisa mengancam krisis perbankan, yang saat ini mengalami kredit bermasalah besar.

Kondisi ini menjadi perhatian investor. Bayangkan saja, imbal hasil atau yield dari surat utang pemerintah Italia naik di atas 2% dalam beberapa pekan terakhir. Jauh di atas yield surat utang pemerintah Jerman yang hanya 0,3%. Ini menandakan harga dari surat utang ini menurun.

Harga saham bank di Italia juga ikut turun. Sejumlah investor melihat ada risiko besar di negara-negara pengguna mata uang euro (eurozone).

Dilansir dari CNN, Senin (5/12/2016), risiko juga datang dari perbankan di Italia, yang memiliki kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sebesar 360 miliar euro atau sekitar US$ 383 miliar. Jumlahnya 1/3 dari total NPL di seluruh eurozone.

Bila kondisi politik parah, pasar keuangan bakal turun dan resesi bisa terjadi.

Sementara dari AFP pagi ini dilaporkan nilai tukar euro terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turun ke tingkat terendahnya dalam 20 bulan terakhir. Ini terjadi setelah Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, mengumumkan pengunduran dirinya karena kalah pada referendum.

Bila Renzi mundur, maka Presiden Sergio Mattarella bakal diminta untuk menunjuk pemerintahan baru hingga pemilu selanjutnya pada pertengahan 2018.

Sentimen negatif dari mundurnya referendum Italia yang menyebabkan mundurnya Renzi ini juga membuat bursa saham Tokyo jatuh. Pagi ini, indeks saham Nikkei 225 dibuka turun 0,41% atau 76,16 poin ke 18.349,92.

Sejumlah analis takut akan adanya krisis yang dalam bila terjadi ketidakstabilan politik di Italia, karena krisis di sektor perbankannya, dan akan menimbulkan krisis keuangan di wilayah eurozone.

id – PT Rifan Financindo