PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Spekulasi Investor Akan Kenaikan Suku Bunga AS, Bayangi Penurunan Dollar

dolars

Dollar menahan penurunan dalam 3 hari terakhir terhadap mayoritas mata uang lainnya, penurunan terlama secara berturut-turut sejak Agustus lalu, penurunan akibat para investor berspekulasi terkait kapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga.
Kemarin dollar AS memperpanjnag penurunan dari level 4 tahun tertingginya setelah hasil pertemuan The Fed menegaskan adanya resiko pada outlook ekonomi AS. Sementara euro dekati level tertingginya dalam 3 pekan terkahir terhadap poundsterling menjelang pidato Presiden ECB (European Central Bank) Mario Draghi dan pengumuman kebijakan Bank of England. Dollar Australia mencatat level 2 pekan tertingginya mejelang rilis data pekerjaan bulan September lalu.
Indeks Spot Dollar Bloomberg berada pada level 1,062.49 pukul 9:13 pagi waktu Tokyo sejak kemarin, setelah 3 hari sebelumnya melemah sebesar 1.5%. Pada 3 Oktober lalu indeks acuan tersebut ditutup pada level 1,078.65, level tertinggi sejak Juni 2010 lalu.
Dollar AS berada pada level $1.2741 per euro dari level $1.2734 di New York. Dollar naik 0.1% ke level 108.18 yen. Euro naik 0.1% ke level 137.81 yen.
Sumber : Bloomberg