PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Spekulasi Suku Bunga AS & Ketegangan Ukraina, Emas Perpanjang Penurunan

gold up

Emas turun pada hari ke-2, memperpanjang penurunan mingguan pertamanya dalam 7 pekan terakhir, akibat outlook kenaikan suku bunga AS mengimbangi permintaan akan aset safe haven ditengah ketegangan di Ukraina dan Gaza. Sementara Palladium dekati level 13 tahun tertingginya.
Bullion untuk pengiriman segera turun sebesar 0.3% ke level $1,307.52 per ounce dan dekati level $1,308.53 pukul 9:32 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg. Pekan lalu logam mulia melengkapi penurunan sebesar 2.1% yang menghentikan gain mingguan terlama sejak Maret lalu. Palladium naik sebesar 0.2% ke level $883.17 per ounce terkait kekhawatiran bahwa pasokan dari Russia diperkirakan akan terganggu, yang merupakan produsen terbesar.
Tahun lalu emas mencatat penurunan tahunan tertajam dalam lebih dari 3 dekade terakhir terkait perkiraan bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas stimulus moneternya. Pekan lalu AS dan Uni Eropa memberikan sanksi berat terhadap Russia, yang sedang menghadapi peningkatan tekanan guna menanggapi klaim bahwa pesawat Malaysia Airline yang jatuh tanggal 17 Juli lalu ditembak oleh rudal dari negara tersebut. Serangan darat Israel di Gaza kemarin memasuki fase yang mematikan.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mencatat mata uang dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya, dekati level 4 pekan tertingginya menjelang rilis data besok yang diperkirakan akan menunjukkan inflasi AS bertahan pada laju tertingginya sejak Oktober 2012 lalu, sehingga mendorong bagi The Fed guna mengeluarkan pengetatan kebijakan. Pada testimony dihadapan para parlemen pekan lalu, Ketua Janet Yellen menyatakan optimisnya terkait ekonomi, bahwa akomodasi masih diperlukan.
Sumber : Bloomberg