PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Stok AS Menurun Jadikan Minyak Diperdagangkan Dekati 10 Bulan Tertinggi

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Minyak diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam lebih dari 10 bulan terakhir sebelum rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah menurun untuk minggu ketiga, mengurangi kelebihan pasokan.

Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah menguat 2,2 % pada hari Senin, kenaikan terbesar dalam tiga minggu terakhir. Persediaan menurun sebanyak 3 juta hingga 3 Juni lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu. Eni SpA mengatakan sebanyak 65.000 barel per hari pasokan dihentikan pada hari Jumat setelah terjadi serangan militan di Nigeria.

Harga minyak mentah telah melonjak hampir 90 % dari level 12-tahun terendah pada awal tahun ini di tengah gangguan tak terduga dan kemerosotan terus menerus dalam output AS, yang berada di bawah tekanan dari kebijakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak ‘memompa tanpa batas. Arab Saudi akan mempertahankan tingkat yang sama dari kapasitas produksi hingga tahun 2020 di bawah rencana reformasi ekonomi baru yang disetujui oleh pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 9 sen ke level $ 49,60 per barel di New York Mercantile Exchange, pada pukul 01:34 sore waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 1,07 ke level $ 49,69 pada hari Senin, penutupan tertinggi sejak 21 Juli lalu. Jumlah volume perdagangan sekitar 50 % di bawah 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman Agustus merosot 8 sen ke level $ 50,47 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga Brent pada hari Senin ditutup di level tertinggi sejak 9 Oktober. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium dari 38 sen dibandingkan WTI untuk bulan Agustus. (knc)

 

 

Sumber:?http://www.rfbnews.com/