PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Tag Archives: minyak dunia

Pertama Kali Sejak Juli 2009, Harga Minyak Jatuh di Bawah 60 Dollar AS

NEW YORK, Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak AS jatuh di bawah 60 dollar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Juli 2009 pada perdagangan Kamis (11/12/2014) waktu setempat (Jumat pagi WIB).

Sentuh 63 Dollar AS, Harga Minyak Mentah Jatuh ke Terendah 5 Tahun

NEW YORK, Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak dunia anjlok lebih dari empat persen pada Senin (8/12/2014) waktu setempat (Selasa pagi WIB) ke posisi terendah baru dalam lima tahun terakhir, di tengah

Harga Minyak Dunia Kembali Turun

NEW YORK, Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak dunia jatuh pada Senin (10/11/2014) waktu setempat (Selasa pagi WIB) setelah Kuwait mengesampingkan prospek penurunan produksi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dalam menghadapi melimpahnya

Harga Minyak Kembali Turun ke Kisaran 77 Dollar AS

NEW YORK, Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak dunia turun pada Kamis (6/11/2014) waktu setempat (Jumat pagi WIB), setelah Organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah global. Acuan

Harga Minyak Dunia Tenggelam ke Level Terendah Sejak Juni 2012

NEW YORK, Rifan Axa Tower – Harga minyak dunia turun lagi pada Rabu (15/10/2014) waktu setempat (Kamis pagi WIB), karena meningkatnya kekhawatiran bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi akan menekan permintaan minyak dan selanjutnya

Kembali Rontok, Harga Minyak Dunia Melorot Dekati 80 Dollar AS

JAKARTA, Rifan Financindo – Harga minyak mentah AS anjlok hampir lima persen pada Selasa (14/10/2014) waktu setempat, (Rabu pagi WIB), karena Badan Energi Internasional (IEA) memangkas perkiraan permintaan minyaknya mengingat perlambatan pertumbuhan

Kembali Turun, Harga Minyak Dunia Jatuh ke Level Terendah Empat Tahun

NEW YORK, Rifan Financindo??- Harga minyak turun lagi pada Senin (13/10/2014) waktu setempat (Selasa pagi WIB), dengan Brent mencapai terendah empat tahun. Penurunan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran kelebihan pasokan setelah OPEC