PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Tak Cuma Bikin Langsing, Latihan Angkat Beban Juga Sehatkan Otak

gym

Jakarta, Ada kabar baik bagi Anda yang terbiasa rutin melakukan latihan angkat beban di gym untuk membentuk otot dan menurunkan berat badan. Studi terbaru mengungkapkan bahwa aktivitas ini rupanya juga memberikan dampak positif bagi kesehatan otak.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Georgia Institute of Technology menemukan bahwa para dewasa muda yang terbiasa melakukan latihan otot, berkesempatan tinggi juga untuk memiliki kemampuan mengingat yang lebih baik.
Salah seorang peneliti yang terlibat, Lisa Weinberg, mengungkapkan bahwa tak perlu melakukan latihan beban dalam jangka waktu lama untuk mendapatkan manfaat ini. “Seseorang hanya perlu melakukan sekitar dua sesi latihan angkat beban per hari, atau sekitar 20 menit saja,” tulisnya, seperti dikutip dari jurnal Acta Psychologica pada Jumat (3/10/2014).
Weinberg dan rekan-rekannya meminta sekelompok responden untuk melihat dan mengingat sekitar 90 foto di layar komputer. Foto-foto ini dibagi menjadi tiga kategori: kategori pertama adalah foto anak-anak sedang berenang (unsur positif); foto bagian tubuh yang sedang sakit (unsur negatif); dan foto jam (unsur netral).
Kemudian setengah dari kelompok responden diminta untuk melakukan latihan angkat beban sekitar 50 repetisi, sementara sisanya diminta untuk duduk saja. Masing-masing diberi waktu 20 menit untuk melakukan aktivitas ini.
Sekitar dua hari kemudian, responden diminta kembali ke lab dan melihat kembali 180 foto dari Weinberg. Sekitar 90 foto di antaranya adalah foto yang sudah diperlihatkan sebelumnya. Berdasarkan catatan Weinberg, kelompok responden yang melakukan latihan angkat beban berhasil mengingat sekitar 60 persen foto, sementara mereka yang tidak melakukan apa-apa hanya mengingat 50 persen foto saja.
“Selain itu, mereka yang latihan juga lebih banyak mengingat foto-foto dengan unsur positif dan negatif. Temuan ini sesuai dengan hasil studi sebelumnya di mana hal-hal yang berkaitan dengan emosi lebih mudah diingat oleh seseorang,” imbuh Weinberg.
Berdasarkan studi sebelumnya, beberapa aktivitas lain juga memiliki hubungan positif dengan kesehatan otak. Di antaranya aktivitas seperti berjalan, berlari dan bersepeda. Latihan fisik semacam ini disebutkan dapat meningkatkan ukuran hippocampus (pusat otak untuk memori, pembelajaran dan emosi).
Menurut Harvard Medical School, olahraga juga dapat mengurangi resistensi insulin, peradangan, mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru dan membantu pembuatan sel-sel otak baru.
Sumber : http://health.detik.com/