PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Terimbas Data Perdagangan China, Wall Street Negatif

Terimbas Data Perdagangan China, Wall Street Negatif

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Pasar saham Wall Street berakhir negatif setelah terimbas data perdagangan China. Investor juga bersiap-siap menanti naiknya suku bunga Amerika Serikat (AS) bulan depan.

Sembilan dari 10 indeks sektoral di S&P berakhir di zona merah, dipimpin oleh saham-saham konsumer dan energi. Hal serupa terjadi di Indeks Dow Jones, di mana hanya dua sektor yang menguat.

Emiten di negeri Paman Sam terancam kena bunga kredit tinggi jika The Federal Reserve (The Fed) akhirnya memutuskan untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan yang selama in nyaris nol.

“Ada kekhawatiran jangka pendek akan naiknya suku bunga The Fed,” kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, seperti dikutip Reuters, Selasa (10/9/2015).

Investor juga fokus kepada perlambatan ekonomi China. Negeri Tirai Bambu selama ini punya peran kunci dalam target pasar perusahaan-perusahaan internasional.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 1% ke level 17.730,48 dan Indeks S&P 500 kehilangan 0,98% ke level 2.078,58. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 1,01% ke level

 

Sumber:?finance.detik.com