PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

The Fed : Tidak Ada Resiko Inflasi Pada Kebijakan Stimulus

janet yellen

 

Para pembuat kebijakan dari Federal Reserve mengkaji opsi untuk kebijakan terkait pelonggaran luar biasa, The Fed menyatakan bahwa berlanjutnya stimulus guna menekan tingkat pengangguran tidak akan memicu tingkat inflasi.
Dengan perkiraan inflasi yang masih berada dibawah target 2%, Federal Open Market Committee tidak menghadapi pertukaran diantara tingkat tenaga kerja, inflasi dan kenaikan permintaan agregat yang akan menghasilkan kemajuan yang relatif berlanjut pada kedua obyek tersebut, hal itu menurut hasil pertemuan The Fed tanggal 29-30 April lalu yang dirilis hari ini di Washington.
The Fed juga membahas guna memperbaiki pedoman mereka pada hal suku bunga dan mereka juga mendengarkan paparan dari staf terkait upaya yang dapat ditempuh nantinya guna mengendalikan suku bunga jangka pendek saat para pembuat kebijakan dalam hal ini The Fed dalam memutuskan untuk menaikkan suku bunga diatas 0.
The Fed sedang melihat kemajuan pada target mereka mengenai tenaga kerja seiring dengan pertimbangan waktu kenaikan suku bunga sejak 2006 lalu. The Fed telah menyatakan bahwa acuan suku bunga yang diperkirakan tetap akan rendah dipertimbangkan waktunya setelah The Fed mengakhiri program pembelian obligasi.
Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.8% ke level 1,887.99 pukul 3:32 sore waktu New York, sementara imbal hasil obligasi AS dengan tenor 10 tahun naik 2.54% dari angka kemarin seebsar 2.51%.
Sumber : Bloomberg