PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Tips Aman Trading di Pasar Yang Volatile

Tips Aman Trading di Pasar Yang Volatile
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka?- Volatilitas pada pasar sangat disukai oleh trader, sebab ayunan pasar yang tajam dapat memicu potensi keuntungan yang besar. Akan tetapi dengan kondisi yang sedinamis itu, potensi kerugian yang akan dihadapi juga tidak kalah besar. Terutama jika trader tidak mengambil tindakan pencegahan dengan persiapan yang baik.

Trading di pasar seperti itu membutuhkan strategi yang matang guna mengimbangi laju pasar yang tak menentu, oleh karenanya berikut, beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangkan olehmu saat trading di pasar yang sangat volatile.

1. Trading di Saat Benar-benar yakin

Karena tergoda keuntungan besar, biasanya trader memanfaatkan kondisi pasar yang volatile dengan menambahkan terus jumlah frekuensi trading. Memang benar keuntungan besar pasti didapat, akan tetapi perlu diingat potensi kerugiannya juga besar. Jadi sebelum memasang order, pertimbangkan dulu kemampuan mental dan finansialmu.

2. Hati-hati Dalam Analisis Teknikal

Berhati-hatilah dalam menginterprestasikan Analisis Teknikal, sebab banyak indikator Analisis Teknikal yang tidak bisa diandalkan, terutama bila basisnya lebih ke tren. Sebab saat tren sedang liar, keadaannya akan sangat dinamis, di mana sebentar terlihat bullish dan sebentar lagi terlihat bearish.

3. Gunakan Leverage yang Rendah

Tragis sekali rasanya jika sampai rugi di pasar yang volatile. Agar terhindar dari kemungkinan itu, untuk paratrader saham jangan gunakan margin yang terlalu besar. Bahkan lebih baik lagi jika tidak menggunakan margin yang disediakan broker sama sekali. Jadi pertimbangkanlah untuk mengurangi jumlah lot, karena dengan jumlah lot yang lebih kecil kamu bisa memasang level stop loss lebih lebar sebagai antisipasi terhadap swing harga yang lebih lebar.

4. Lakukan Trading Jangka Pendek

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, trading-lah dalam jangka waktu yang lebih pendek. Bila pasar kembali normal barulah ulangi trading dengan jangka waktu yang lebih lama.

5. Pasang Stop Loss Level

Melihat harga yang bergerak naik turun pada pasar, membuat para trader tidak mau memasang stop loss level, karena menurut mereka harga pasti bergerak kembali ke level semula. Sayangnya langkah tersebut kurang bijak bila dilakukan karena, siklus di pasar yang volatile, setiap kali support dan resistancetertembus, harga akan bergerak lebih kencang. Dengan begitu potensi kerugian juga semakin besar. Jadi bagi para trader rajin-rajinlah memasang stop loss.

6. Jangan Terlalu Banyak Mendengarkan Berita

Terlalu banyak mendengar berita yang simpang siur hanya akan membuat stress pikiranmu. Jadi daripada khawatir dan repot-repot memprediksi harga entah kemana. Lebih baik kamu fokus pada chart agar lebih tenang dalam trading. Harga pada pasar yang volatile memang bergerak sangat dinamis, namun jangan dibawa cemas untuk para trader cukup mengantisipasi saja dengan fokus pada chart.

Berikut adalah beberapa tips aman yang bisa kamu gunakan saat melakukan trading di pasar yang volatile. Semoga bermanfaat.

Sumber:?http://finance.detik.com/