PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

PT RIFAN – Sesar Flores Bergerak ke Jawa?

PT Rifan

PT RIFAN FINANCINDO – Lutfiyah dan mayoritas warga di Desa Semaan, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang tengah tertidur lelap tiba-tiba terbangun. Mereka panik, berhamburan keluar rumah setelah guncangan keras yang terjadi 4 jam sebelum azan Subuh berkumandang.

Suara tembok yang retak membuatnya panik. Semua benda berjatuhan dari tempatnya, termasuk wajan, panci, sodet, dan segala perabotan yang ada di dapur.

Dahsyatnya guncangan itu merupakan efek dari gempa bermagnitudo 6,0 pada Kamis 11 Oktober 2018, pukul 01.44 WIB, yang berpusat di wilayah Situbondo, Jawa Timur. Meski tidak menjadi daerah pusat gempa, getaran tersebut membuat masyarakat sekitar pesisir ketakutan.

“Saat gempa terjadi, warga berhamburan keluar rumah. Warga juga ketakutan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan usai gempa, karena kita tinggal dekat pantai,” kata perempuan bernama lengkap Lutfiyah Nur Imamah itu.

Dampak gempa Situbondo dirasakan hingga ke Jembrana, Bali. I Ketut Nika (75), warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Mendoyo yang rumahnya mengalami kerusakan mengaku panik karena gempa terjadi saat dirinya sedang terlelap. “Saya kaget saat dengar suara barang berjatuhan. Pas saya bangun ternyata barang-barang di rumah saya sudah berantakan. Saya langsung berlari ke jalan cari tempat aman,” kata Nika saat ditemui PT Rifan di rumahnya, Kamis (11/10/2018) pagi. Tak hanya kediamannya, sejumlah rumah tetangga Nika juga rusak akibat gempa tersebut.

“Saya lihat rumah tetangga atap gentengnya sudah berjatuhan, tembok retak-retak, bahkan saya lihat ada yang jebol,” ujar Nika. Sementara itu, Perbekel (Kepala Desa) Yehembang, I Made Semadi saat dikonfirmasi membenarkan banyak rumah warganya yang sebagian besar rumah semi permanen mengalami kerusakan.

“Jumlah rumah yang rusak belum bisa saya sampaikan karena hingga saat ini masih dilakukan pengecekan. Tapi saya pastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari musibah gempa itu,” kata I Made Semedi saat ditemui di kediamannya. Dua guncangan di Jembrana dan Sumenep itu merupakan bagian dari efek gempa tektonik pada kedalaman 12 KM yang mengguncang Timur Laut Situbondo. Selain dua wilayah itu, ada 22 wilayah di sekitarnya yang juga merasakan guncangan tersebut.

Beberapa kabupaten dan kota tersebut yakni Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto. Yang jelas, meski kejadiannya berdekatan dengan gempa Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tidak ada hubungannya dengan gempa Situbondo.

“Gempa di Situbondo tidak ada kaitan dengan gempa di Palu. Beda sumbernya,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Jika sesar Palu-Koro dianggap sebagai pemicu gempa dan tsunami di Palu-Donggala, apa yang menjadi sumber gempa Situbondo?

 (fiq/asp)

Sumber: Liputan 6
Edd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.