PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Topiks Jepang Memimpin Penurunan Pasca Yen Mempertahankan Gain

bursa-saham-tokyo

 

Saham Jepang turun pagi ini, dengan indeks Topix menuju lima pekan tertekan, setelah yen mempertahankan keuntungannya kemarin sebelum keputusan kebijakan moneter bank sentral pada hari ini.
Indeks Topix merosot 0,6 persen ke level 1,146.02 pada 09:04 pagi di Tokyo, siap untuk penutupan terendah sejak 15 April. Semua kecuali dua dari 33 kelompok industri dalam indeks yang mengalami penurunan. Nikkei 225 Stock Average turun 0,7 persen ke level 13,979.61. Yen naik 0,1 persen ke level 101,25 per dolar setelah menambahkan 0,2 persen kemarin.
Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneternya saat ini. Bank sentral telah membeli utang dalam sebulan sekitar 7 triliun yen (US $ 69 miliar) sejak April tahun lalu. BOJ akan menambah tambahan stimulus pada akhir pertemuannya di bulan Juli mendatang, menurut 44 persen dari ekonom dalam jajak pendapat Bloomberg News.
Pelonggaran moneter dan pengeluaran pemerintah mendorong lonjakan sebesar 51 persen yang mengguncang dunia dalam indeks Topix tahun lalu. Indeks tersebut turun 11 persen pada 2014 hingga kemarin di tengah kekhawatiran bahwa langkah-langkah yang diambil tidak akan cukup untuk menghidupkan kembali perekonomian dan justru akan menghasilkan inflasi.
Jepang mencatat defisit perdagangan sebesar ¥ 808.9 miliar pada bulan April, menurut data hari ini. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg telah memprediksikan kekurangan ¥ 646.3 miliar. Ekspor jepang mengalami kenaikan sebesar 5,1 persen year on year, sedangkan impor Jepang meningkat 3,4 persen, keduanya melampaui ekspektasi.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun kurang dari 0,1 persen . Kemarin, indeks ekuitas turun setelah peritel dari Staples Inc. hingga Urban Outfitters Inc. membukukan hasil yang lebih buruk dari estimasi dan perusahaan skala kecil turun.
Dari perusahaan di indeks Topix yang memposting hasil dari 1 April yang lalu sampai kemarin dan yang telah diestimasikan Bloomberg, 55 persen prediksi analis mengalahkan keuntungan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Indeks Topix diperdagangkan pada 1,1 kali nilai buku seperti kemarin, dibandingkan dengan 2,6 untuk S&P 500 dan 1,9 untuk Indeks Stoxx Europe 600.

Sumber : Bloomberg