PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Wall Street Anjlok 1% Lebih

Wall Street Anjlok 1% Lebih
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka?- Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) turun cukup tajam pada perdagangan Rabu, ke level terendahnya sejak Oktober 2015 kemarin. Ini didorong oleh kekhawatiran lesunya ekonomi China dan dunia, serta turunnya harga saham sektor energi karena penurunan harga minyak,Saham dari perusahaan energi, seperti Exxon dan Chevron turun mengikuti penurunan harga minyak dunia.

Kemudian saham Apple juga turun ke bawah US$ 100 per lembar untuk pertama kalinya dalam 5 bulan, karena melemahnya penjualan iPhone 6S dan 6S plus. Saat penutupan, saham Apple turun 2% ke US$ 100,7 per lembar, yang merupakan saham dengan nilai penurunan terbesar.

Namun saham Netflix naik 9%, setelah pengumuman bahwa perusahaan penyedia layanan video streaming ini telah beroperasi di lebih dari 130 negara di dunia.

Data ekonomi China memang memperlihatkan pelemahan, dan ini memicu penurunan pasar saham dunia. Bank sentral China, yaitu People’s Bank of China, kembali melakukan pelemahan mata uang yuan dengan sengaja.

“Pengaruh terbesar ke bursa saham adalah kekhawatiran investor soal China. Ada teori yang muncul bahwa perekonomian dunia akan melemah karena perlambatan ekonomi di China,” kata Stephen Massocca, Direktur Investasi dari Wedbush Equity Management, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (7/1/2016).

Indeks Dow Jones Industrial turun 252,15 poin (1,47%) ke 16.906,51. Indeks S&P 500 turun 26,45 poin (1,31%) ke 1.990,26. Sementara indeks Nasdaq turun 55,67 poin (1,14%) ke 4.935,77.

Investor juga khawatir soal isu keamanan yang terjadi di Korea Utara pasca percobaan bom hidrogen yang terjadi.

Perdagangan di bursa cukup aktif. Ada sekitar 8,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di atas rata-rata harian, sebanyak 7,1 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.

Sumber:?http://finance.detik.com/