PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Wall Street ‘Dihantui’ Perlambatan Ekonomi China

Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

“Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi,” kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

 

Sumber:?http://finance.detik.com/