PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Wall Street Jatuh 1% Lebih

Wall Street Jatuh 1% Lebih
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup negatif pada perdagangan Selasa. Pelaku pasar memprediksi kenaikan suku bunga acuan baru terjadi jelang akhir tahun.

Kemudian, data barang-barang konsumer di AS menunjukkan kenaikan yang tinggi di April, akibat naiknya harga bensin dan sewa rumah. Inflasi yang mulai naik ini memberikan amunisi untuk menaikkan suku bunga acuan.

Saat ini, sebanyak 58% pelaku pasar di AS memprediksi kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) baru terjadi di November.

“Pasar saham mengambil petunjuk dari data-data yang ada, dan komentar dari beberapa anggota The Fed,” kata Analis, Patrick Maldari, dilansir dari Reuters, Rabu (18/5/2016).

Indeks Dow Jones turun 180,73 poin (1,02%) ke 17.519,98. Indeks S&P 500 turun 19,45 poin atau 0,94% ke 2.047,21. Indeks Nasdaq Composite turun 59,73 poin (1,25%) ke 4.715,73.

Ada sekitar 7,5 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di atas rata-rata transaksi harian, sebanyak 7,2 miliar lembar saham.

Sumber:?http://finance.detik.com/