PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Waralaba Bubble Tea Ini Bisa ‘Terbang’ Hingga ke Kuwait

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -?Di tengah makin menjamurnya bisnis waralaba minuman dari luar negeri seperti produk kopi, ada waralaba lokal yang mengusung produk teh yang mampu bersaing. Salah satunya Royal Tea Roci. Booth berwarna ungu dengan 10 varian rasa teh berhasil mencuri minat mitra asal Kuwait.

“Royal Tea Roci ini produk lokal tapi kita udah bisa go internasional dengan pembukaan booth di Kuwait sebanyak 4 unit. Kalau di Indonesia, outlet kita sudah mencapai 50an mitra yang tersebar di Lampung, Palembang, Medan, Surabaya sampai ke Timika. Tampilannya banyak yang mengira ini produk dari luar negeri ,” ungkap Bianca, Executive Business Management Royal Tea Roci kepada detikFinance di sela-sela Pameran Waralaba di Balai Kartini beberapa waktu lalu.

Pembeli franchise dari Kuwait berhasil digaet saat Royal Tea Roci mengikuti pameran peluang bisnis waralaba di Jakarta Convention Center.

“Pas pameran di JCC ada pengunjung dari Kuwait. Dia tertarik sama bentuk boothnya dan kualitasnya. Empat booth sekaligus yang harga Rp 15 juta diborong buat dibawa ke Kuwait. Tanpa ada yang dirubah desainnya persis seperti produksi kita,” ujar Bianca.

Pembeli Kuwait tersebut, katanya, selain terkesan dengan booth juga dengan aneka varian rasa inovasi berbahan dasar teh. Varian rasanya ada matcha green tea, milk tea, thai tea, strawberry tea, blueberry tea, melon tea, lychee tea, orange tea, mango tea, creamy chocolate, bubble gum, vanilla, caramello, taro, dan tiramisu.

Paket bisnis waralaba Royal Tea Roci ditawarkan dalam dua jenis yaitu pertama paket booth Rp 15 juta. Mitra akan mendapat gerobak berbentuk setengah lingkaran berwarna ungu, bahan baku awal, blender, media promosi, seragam hingga manual book. Bisa untuk penjualan 200 cup sehari.

Atau paket exclusive seharga Rp 40 juta dengan ukuran gerobak lebih besar, dapat 2 blender serta mesin kasir. Produksi bisa dua kali lipat.

Berapa lama modal Rp 15 juta bisa kembali?

“Balik modal atau BEP setelah satu bulan dan paling lama tiga bulan. itu dengan asumsi penjualan 40 cup. Dengan harga Rp 9.000 aja udah bisa balik selama 3 bulan. Kalau dijual Rp 10.000 atau Rp 12.000 bisa lebih cepat antara dua sampai satu bulan,” jelas Bianca.

Bianca menjelaskan jika ingin dapat omzet maksimal, mitra perlu mencari lokasi yang tepat dan ramai. Munculnya komunitas sosial sekaligus kuliner atau ‘society food’ seperti Pasar Santa juga cocok menjadi pilihan lokasi.

“Kalau tempatnya ramai dengan harga nggak terlalu tinggi bisa cepat balik modal juga. Misalnya di mall, sekolah, kampus, atau food court. Sekarang kan juga mulai banyak yang bikin society food semacam komunitas kuliner ngumpul jadi satu lokasi kaya di Pasar Santa,” ujarnya.

Bisnis waralaba memang menawarkan kemudahan praktis siap jualan. Tanpa perlu percobaan produk, tes pasar, membangun merk, hingga menentukan desain gerobak dagang. Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan menjamurnya usaha waralaba saat ini.

“Franchise kan praktis ya. Perlengkapan full kita yang sediakan. Tinggal siapin orang sama tempat aja langsung bisa jualan. Meskipun kita produk lokal, rasa dan varian berani diadu sama produk dari luar negeri,” ucapnya.

Pembeli franchisenya pun dari berbagai kalangan mulai dari ibu rumah tangga sampai anak muda yang baru mulai bisnis. “Ada juga orang tua yang beliin anaknya franchise supaya punya usaha dan ada juga yang udah punya foodcourt mau melengkapi jualannya,” tambahnya.

Royal Tea Roci termasuk dalam jajaran waralaba lokal berprestasi. Terbukti telah mengantongi berbagai penghargaan diantaranya Indonesian Entrepreneur Award 2015 dan Indonesian Profesion Award 2014. “Kita juga kemarin terpilih dari 10 franchise mewakili Indonesia buat ikut pameran waralaba tingkat Asean di Filipina,” pungkasnya.