PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

WTI Tergelincir Pasca Gain 3 Harinya Jelang Data Suplai; Brent Jatuh

minyak-wti

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun pasca gain tiga hari jelang rilis data suplai bahan bakar di AS, konsumen minyak terbesar di dunia. Brent melemah.
Minyak berjangka New York turun sebanyak 0,3%. Jumlah persediaan minyak mentah AS turun untuk ketujuh kalinya dalam pekan yang berakhir 8 Agustus, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Energy Information Administration (EIA) besok. Pasokan bahan bakar bensin menyusut sementara stok di kilang minyak naik, survei menunjukkan.
WTI untuk pengiriman September turun sebanyak 29 sen ke level $ 97,79 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 97,84 pada 10:50 pagi waktu Seoul. Kontrak naik 0,4% kemarin dan berada pada level $ 98,08, penutupan tertinggi sejak 4 Agustus. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 40% di bawah rata-rata 100 hari. Harga turun 0,6% di tahun ini.
Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 0,2%, atau 18 sen,beara pada level $ 104,50 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, dekati harga penutupan terendah sejak November 2013. Acuan mentah patokan Eropa lebih tinggi sebesar $ 6,64 dibanding WTI , selisih di akhir perdagangan kemarin sebesar $ 6,60.
Sumber: Bloomberg