PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

XL Janjikan 4G LTE Tembus 100 Mbps

xl 4G

JAKARTA, Rifan Financindo Berjangka – XL Axiata sedang bersiap mengkomersialisasikan layanan seluler 4G LTE di penghujung tahun 2014. Untuk debut perdananya, operator seluler ini bakal menggelar 4G LTE menggunakan lebar pita 5 MHz di spektrum 900 MHz.
Meski relatif terbatas, lebar pita 5 MHz itu masih bisa menghasilkan peningkatan dibandingkan jaringan 3G. “Saat kondisi jaringan sedang ringan, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 36 Mbps,” Direktur Service Management XL Axiata Ongki Kurniawan saat ditemui KompasTekno di Jakarta (Rabu 10/12/2014).
Ongki menambahkan bahwa angka itu bisa menurun hingga kisaran 10 Mbps saat jaringan sedang berada dalam kondisi padat.
Kecepatan 4G LTE XL Axiata bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi hingga mencapai lebih dari 100 Mbps ketika operator seluler ini sudah mendapatkan izin untuk menggelar 4G LTE di spektrum 1.800 MHz.
Nantinya, menurut Ongki, XL Axiata berniat menjalankan layanan 4G LTE di kedua spektrum frekuensi tersebut (900 MHz dan 1.800 MHz) dengan teknik agregasi, di mana salah satu spektrum digunakan untuk uplink, sementara lainnya untuk downlink.
“Dengan agregasi 5 MHz di 900 MHz dan 10 MHz di 1.800 MHz, speed-nya bisa tembus hingga lebih dari 130 Mbps. Yang perlu diingat tak semua handset mendukung teknik agregasi ini, tergantung dari produsen handset bersangkutan,” jelasnya.
Di spektrum 1.800 MHz, XL Axiata memiliki alokasi lebar pita 22,5 MHz. Namun izin penggunaan frekuensi ini untuk penggelaran 4G LTE masih menunggu penataan ulang yang dijadwalkan pada tahun depan.

Geser 2G

XL Axiata memiliki alokasi lebar pita 7,5 MHz di spektrum 900 MHz, namun tak semuanya bisa dipakai karena operator seluler ini masih harus melayani pelanggan 2G di frekuensi itu.
Sekitar 70 persen dari 58,3 juta pelanggan XL Axiata memang masih menggunakan jaringan 2G untuk panggilan suara dan SMS. Sisanya menggunakan jaringan 3G, dengan jumlah pelanggan terbesar berdomisili di Jakarta.
Agar alokasi pita di frekuensi 900 MHz bisa digunakan untuk keperluan lain (refarming), XL Axiata pun mendorong pelanggan 2G untuk beralih ke 3G. “Pelan-pelan kita akan push 2G ke 3G agar frekuensi bisa refarm,” kata Ongki.
Sejauh ini. Head of Network Planning XL Rahmadi Mulyohartono mengatakan pihaknya sudah melihat penurunan persentase pelanggan 2G secara keseluruhan.
“Tergantung kotanya, 2G mengalami penurunan antara 5 hingga 19 persen. Layanan voice juga dipindahkan ke 3G, tapi pertumbuhannya tetap flat,” jelas Rahmadi. Perpindahan itu, lanjut dia, ikut didorong oleh penjualan smartphone saat ini yang didominasi oleh model-model 3G.
XL Axiata berencana menggelar layanan 4G LTE di spektrum 900 MHz pada akhir tahun 2014, namun tanggal pastinya masih belum bisa diungkapkan karena masih menunggu hasil Uji Laik Operasi untuk izin komersialisasi.
Sumber : http://tekno.kompas.com/