PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Yen Berada di Level satu Bulan Terendah, Indeks Asia Berjangka Menguat

yen

Indeks berjangka Asia menguat bersama dengan saham AS akibat yen ditransaksikan mendekati level satu bulan terendahnya dan dolar Australia merosot sebelum peninjauan suku bunga acuan. Tembaga berjangka turun dengan pembacaan akhir indeks manufaktur China dirilis hari ini.
Indeks Nikkei 225 Stock Average berjangka naik sebesar 0,8 persen di Osaka seiring kontrak pada indeks di Australia dan Korea Selatan naik tipis 0,1 persen. Indeks Standard & Poor 500 berjangka bergerak stagnan pukul 07:30 pagi di Tokyo pasca indeks mencatat rekor baru. Mata uang yen Jepang berada di level 102,38 per dolar, setelah kemarin mencapai level terlemahnya sejak 2 Mei lalu. Dolar Aussie tergelincir sebesar 0,7 persen pada sesi terakhir perdagangan. Tembaga berjangka turun sebesar 0,1 persen, sementara harga emas stabil setelah turun selama lima hari terakhir.
Australia dan India diproyeksikan akan mempertahankan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuannya hari ini, sementara laporan tingkat inflasi wilayah euro sebelum pertemuan bank sentral pekan ini. Pembacaan akhir indeks pabrik China oleh HSBC Holdings Plc resmi dirilis 1 Juni kemarin menandai pertumbuhan tercepat dalam lima bulan terakhir pada bulan Mei lalu. Indeks sektor non – manufaktur juga dirilis hari ini. Sementara itu, saham AS membalikkan kerugian di awal perdagangan pasca Institute for Supply Management (SIM) mengoreksi data yang menunjukkan output pabrik meningkat.
Sumber : Bloomberg