PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA JAKARTA SC

Yen Bersiap Menuju Gain Mingguan Terkait Keputusan BOJ

YEN_DOLLAR

Yen bersiap untuk gain mingguan terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama sebelum akhir pertemuan Bank of Japan di mana para ekonom memprediksi tidak ada perubahan kebijakan, mendukung penguatan mata uang.
Dolar Selandia Baru memimpin kenaikan di antara mata uang yang paling ditransaksikan pekan ini seiring asisten gubernur bank sentral mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News bahwa pihak otoritas bank sentral ingin mempertahankan tingkat suku bunga “lebih ke tingkat netral.” Dolar Australia berada di dekat level tertingginya dalam dua bulan terakhir sebelum laporan yang diperkirakan akan menunjukkan penjualan ritel dan pertumbuhan produksi industri di China, mitra dagang terbesarnya, naik pada bulan Mei. Pound Inggris menguat terhadap euro ke level tertingginya sejak November 2012.
Yen ditransaksikan di level 101,71 per dolar pukul 08:51 di Tokyo, yen bergerak mendatar kemarin dan menguat sebesar 0,8 persen pekan ini. Yen tidak berubah pada level 137,83 per euro dari level 139,80 kemarin dan pada tanggal 6 Juni lalu. Euro dibeli dilevel $1,3550 dari $1,3552 kemarin, ditetapkan sebagai penurunan mingguan sebesar 0,7 persen. Mata uang Euro merosot tajam di level 79,94 pence, sejak November 2012 lalu.
BOJ, yang dipimpin oleh Gubernur Haruhiko Kuroda, telah membuat kebijakan membeli sekitar 7 triliun yen (US$ 68.8 miliar) obligasi pemerintah bulan sejak April 2013 lalu. Semua 33 analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan bank sentral akan mempertahankan kebijakan tidak berubah hari ini. Sekita Sembilan persen ekonom yang disurvei dari 03-06 Juni memprediksi stimulus moneter tambahan pada bulan Juli, turun dari 38 persen pada survei sebelumnya.

 

Sumber: Bloomberg